Kiat Menjaga Keutuhan Dan Kebahagian Dalam Rumah Tangga
Ketika seorang lelaki dan wanita memutuskan untuk menikah, harapan hidup bahagia sampai tua bersama anak cucu. Tapi dalam kehidupan selalu melalui proses, selalu ada cobaan dan ujian agar kita bisa menjadi manusia lebih baik.
Ujian dan cobaan bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Ketika cobaan atau ujian datang dalam kehidupan rumah tangga ada yang sukses melewati cobaan ada pula yang gagal dan meyerah pada keadaan.
Beberapa cara bisa kita lakukan untuk selalu siap dan sukses dalam menghadapi permasalahan rumah tangga.
Kiat menjaga keutuhan dan kebahagian dalam rumah tangga.
▶ SALING PERCAYA
Dasar membangun rumah tangga yang bahagia adalah rasa saling percaya antara pasangan suami istri. Jauhkan rasa prasangka buruk terhadap pasangan. Kepercayaan yang ditanam berlogika, mungkin bisa saja suatu saat nanti dia bisa membohongi anda. Semua yang dilakukan harus ada dasar dan bukti, jangan sampai percaya yang membabi buta dan berprasangka buruk yang tak jelas.
▶ KOMUNIKASI
Setiap pasangan suami dan istri harus memiliki komunikasi yang baik, saling memberi kesempatan satu sama lain untuk berbicara tentang apa yang dirasakan, saling mendengarkan dan terbuka dengan pembicaraan yang akan dikemukakan. Komunikasi dua arah itu penting untuk membina keutuhan rumah tangga.
▶SALING MENERIMA KEKURANGAN PASANGAN
Disaat kita memutuskan untuk menikah, berarti kita harus menerima kekurangan dan kelebihan pasangan. Setelah hidup bersama, kita akan lebih banyak tau kekurangan pasangan dan itu wajib kita terima. Jangan pernah paksakan pasangan kita berubah jika itu bukan niat dari dirinya, belajarlah untuk maklum dan memahami. Tapi jika yang dilakukan sudah membahayakan dan melampaui batas, kita wajib untuk mengingatkan.
▶PEMBERI DUKUNGAN DAN SEMANGAT
Suka duka dalam rumah tangga pasti ada dan harus dihadapi, sebagai pasangan harus bisa menjadi penyejuk dalam kegelisahan, jadi pendamai dalah amarah dan menjadi penyemangat dalam kegagalan dan keputus asaan. Hal seberat apapun akan ringan jika dihadapi bersama.
▶MENJAGA KEINTIMAN
Awal pernikahan akan sangat mengasikan tapi lambat tahun akan berubah menjadi membosankan jika kita tidak bisa memberikan hal-hal yang baru yang bisa dilakukan bersama.
▶CEPAT DALAM MENGATASI MASALAH
Jangan pernah menunda-nunda setiap permasalahan yang ada. Ketika ada masalah harus segera bicarakan, cepat selesaikan dan cari solusi terbaik. Jangan menumpuk-numpuk masalah apalagi sampai berlarut-larut, karena jika terus dibiarkan akan berakibat fatal.
Setiap rumah tangga pasti akan mengalami selisih pendapat,cekcok dan pertengkaran.
▶Disaat ada pertengkaraan hindari KDRT(Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Tidak boleh melakukan kekerasan fisik, apalagi sampai menimbulkan luka dan trauma.
▶Hindari caci maki, jangan pernah ucapkan kata-kata yang akan menyakiti hati bahkan sampai membekas dalam hati. Luka dibadan mudah diobati tapi luka dihati susah untuk diobati.
Jangan melakukan kekerasan dalam bentuk apapun, karena jika sudah terjadi sulit untuk membentuk keluarga sakinah.
▶Jaga rähasia keluarga, semarah apapun dan seemosi apapun jangan pernah membongkar rahasia keluarga
Keluar rumah, serumit apapun harus diselesaikan berdua, jika sulit diselesaikan berdua, minta bantuan pada orang yamg dipercaya dan pihak netral. Tapi hati-hati jika memilih teman bicara jangan sampai bukan solusi yang didapat tapi malam mendapatkan permasalahan baru. Jangan sampai rahasia kita dimanfaatkan orang lain yang ingin mengadu domba.
Sebisa mungkin hindari pertengkaran karena keegoisan(hanya mementingkan diri sendiri), harus terus ditanamkan rasa tanggung jawab terhadap keluarga.
Awal membina rumah tangga karena adanya rasa kecocokan, dan ketika pertengkaran dan bahkan sampai perceraian selalu beralasan kerena sudah tak ada lagi kecocokan.
Jika memang tidak ada kecocokan, mengapa memutuskan untuk menikah.
Dambaan setiap rumah tangga memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah. Hidup bahagia dunia dan akhirat.
Semoga allah selalu memberikan kemudahan untuk mengatasi persoalahan hidup.
Kebahagian itu dari kita dan kita yang ciptakan sendiri.
Beberapa cara bisa kita lakukan untuk selalu siap dan sukses dalam menghadapi permasalahan rumah tangga.
Kiat menjaga keutuhan dan kebahagian dalam rumah tangga.
▶ SALING PERCAYA
Dasar membangun rumah tangga yang bahagia adalah rasa saling percaya antara pasangan suami istri. Jauhkan rasa prasangka buruk terhadap pasangan. Kepercayaan yang ditanam berlogika, mungkin bisa saja suatu saat nanti dia bisa membohongi anda. Semua yang dilakukan harus ada dasar dan bukti, jangan sampai percaya yang membabi buta dan berprasangka buruk yang tak jelas.
▶ KOMUNIKASI
Setiap pasangan suami dan istri harus memiliki komunikasi yang baik, saling memberi kesempatan satu sama lain untuk berbicara tentang apa yang dirasakan, saling mendengarkan dan terbuka dengan pembicaraan yang akan dikemukakan. Komunikasi dua arah itu penting untuk membina keutuhan rumah tangga.
▶SALING MENERIMA KEKURANGAN PASANGAN
Disaat kita memutuskan untuk menikah, berarti kita harus menerima kekurangan dan kelebihan pasangan. Setelah hidup bersama, kita akan lebih banyak tau kekurangan pasangan dan itu wajib kita terima. Jangan pernah paksakan pasangan kita berubah jika itu bukan niat dari dirinya, belajarlah untuk maklum dan memahami. Tapi jika yang dilakukan sudah membahayakan dan melampaui batas, kita wajib untuk mengingatkan.
▶PEMBERI DUKUNGAN DAN SEMANGAT
Suka duka dalam rumah tangga pasti ada dan harus dihadapi, sebagai pasangan harus bisa menjadi penyejuk dalam kegelisahan, jadi pendamai dalah amarah dan menjadi penyemangat dalam kegagalan dan keputus asaan. Hal seberat apapun akan ringan jika dihadapi bersama.
▶MENJAGA KEINTIMAN
Awal pernikahan akan sangat mengasikan tapi lambat tahun akan berubah menjadi membosankan jika kita tidak bisa memberikan hal-hal yang baru yang bisa dilakukan bersama.
▶CEPAT DALAM MENGATASI MASALAH
Jangan pernah menunda-nunda setiap permasalahan yang ada. Ketika ada masalah harus segera bicarakan, cepat selesaikan dan cari solusi terbaik. Jangan menumpuk-numpuk masalah apalagi sampai berlarut-larut, karena jika terus dibiarkan akan berakibat fatal.
Setiap rumah tangga pasti akan mengalami selisih pendapat,cekcok dan pertengkaran.
▶Disaat ada pertengkaraan hindari KDRT(Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Tidak boleh melakukan kekerasan fisik, apalagi sampai menimbulkan luka dan trauma.
▶Hindari caci maki, jangan pernah ucapkan kata-kata yang akan menyakiti hati bahkan sampai membekas dalam hati. Luka dibadan mudah diobati tapi luka dihati susah untuk diobati.
Jangan melakukan kekerasan dalam bentuk apapun, karena jika sudah terjadi sulit untuk membentuk keluarga sakinah.
▶Jaga rähasia keluarga, semarah apapun dan seemosi apapun jangan pernah membongkar rahasia keluarga
Keluar rumah, serumit apapun harus diselesaikan berdua, jika sulit diselesaikan berdua, minta bantuan pada orang yamg dipercaya dan pihak netral. Tapi hati-hati jika memilih teman bicara jangan sampai bukan solusi yang didapat tapi malam mendapatkan permasalahan baru. Jangan sampai rahasia kita dimanfaatkan orang lain yang ingin mengadu domba.
Sebisa mungkin hindari pertengkaran karena keegoisan(hanya mementingkan diri sendiri), harus terus ditanamkan rasa tanggung jawab terhadap keluarga.
Awal membina rumah tangga karena adanya rasa kecocokan, dan ketika pertengkaran dan bahkan sampai perceraian selalu beralasan kerena sudah tak ada lagi kecocokan.
Jika memang tidak ada kecocokan, mengapa memutuskan untuk menikah.
Dambaan setiap rumah tangga memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah. Hidup bahagia dunia dan akhirat.
Semoga allah selalu memberikan kemudahan untuk mengatasi persoalahan hidup.
Kebahagian itu dari kita dan kita yang ciptakan sendiri.

Comments
Post a Comment
Bebas berkomentar asal tidak mengandung sara